• Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Utusan Indo Sumbar
  • Home
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Kabupaten Agam
      • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Lima Puluh Kota
      • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman
      • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
      • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Kepulauan Mentawai
      • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
      • Kabupaten Tanah Datar
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padangpanjang
    • Kota Padang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Sawahlunto
    • Kota Solok
  • Parlemen
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Kabupaten Agam
      • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Lima Puluh Kota
      • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman
      • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
      • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Kepulauan Mentawai
      • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
      • Kabupaten Tanah Datar
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padangpanjang
    • Kota Padang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Sawahlunto
    • Kota Solok
  • Parlemen
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Utusan Indo Sumbar
No Result
View All Result

Pemkab Pessel Bentuk KSB di Nagari

12 November 2021
Pemkab Pessel Bentuk KSB di Nagari

UTUSANINDO.COM, PAINAN – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Doni Gusrizal mengatakan, tingginya potensi bencana bisa terjadi di daerah itu, disikapinya dengan pembentukan Kelompok Siaga Bencana (KSB) semua nagari.

“Pembentukan KSB itu dilakukan pada 182 semua nagari yang ada, sekaligus juga pemetaan terhadap potensi kerawanan bencana berbasis kecamatan. Sebagai tindak lanjut SK gubernur, kami melalui Pusdalops juga telah menyampaikan bentuk mitigasi pada pemerintah provinsi,” katanya, Jumat (12/11)

Berita Lainnya

Bupati Rusma Yul Anwar:  Guru Penggerak Jangan Eksklusif

Tanpa Fishway, Bendung PLTMH PT Dempo Ancam Kelestarian Ikan Endemik Sungai Batang Pelangai Gadang

Bupati Pesisir Selatan Pimpin Upacara Peringatan HAB Ke 77 Tahun 2023

Dia menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi dampak La Nina, Gubernur Sumbar, Mahyeldi, telah menerbitkan SK nomor 360/51/BPBD/2021) tentang penetapan status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di wilayah Sumbar.

Penetapan status itu bertujuan untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi bisa menimbulkan bencana alam. Diprediksi potensi itu akan masih terus terjadi hingga awal Desember 2021.

“Namun status siaga bencana sendiri, ditetapkan hingga akhir tahun atau sampai tanggal 31 Desember 2021,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa untuk melakukan penanganan secara maksimal bila ancaman bencana sebagaimana dikhawatirkan benar-benar terjadi, pihaknya juga telah mempersiapkan posko siaga bencana di semua nagari, dan sosialisasi potensi kerawanan bencana melalui KSB.

“Upaya itu kami lakukan agar masyarakat siap jika terjadi bencana. Namun kendala yang dihadapi saat ini, dari 182 KSB yang sudah dibentuk, hanya 34 KSB yang aktif. Kondisi itu terjadi akibat minimnya pembiayaan,” ungkapnya.

Selain itu jumlah posko siaga bencana dan peralatan juga belum memadai karena baru ada sebanyak 4 posko. Semestinya di daerah itu memiliki 15 posko sesuai dengan jumlah kecamatan.

“Saya katakan peralatan belum memadai, sebab masing-masing posko hanya memiliki satu perahu dan tidak memiliki kendaraan taktis. Akibatnya bila terjadi bencana membuat mobilisasi personil dan peralatan menjadi lambat. Sebab secara topografi, beberapa wilayah di daerah ini sulit untuk dijangkau,” ungkap Doni lagi.

Dia menambahkan bahwa dari pemetaan yang dilakukan per kecamatan potensi bencana banjir paling tinggi terdapat di Kecamatan Lunang, Ranah Ampek Hulu Tapan, Basa Ampek Balai Tapan, Ranah Pesisir, Lengayang, Batang Kapas, dan Kecamatan IV Jurai.

Sedangkan kecamatan dengan kerawanan longsor paling tinggi juga berpotensi bisa terjadi di Kecamatan IV Nagari, Bayang Utara, Ranah Pesisir, Ranah Ampek Hulu Tapan dan Basa Ampek Balai Tapan.

“Itu adalah pemetaan yang dibuat pada 2020, dan tahun 2021 ini kondisinya masih tidak jauh beda dan relatif sama,” akunya.

 

Post Views: 639
ShareTweetSend
Previous Post

Kunjungi MAN 2 Pessel, Tim Visitasi KI Sumbar Disoraki Salam Keterbukaan

Next Post

Sam Salam: Evi Yandri RB Sang Promotor Voli

Discussion about this post

Utusan Indo Network

  • Aceh
  • Sumut
  • Sumbar
  • Kepri
  • Riau
  • Jambi
  • Sumsel
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Babel
  • Yogyakarta
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jabar
  • Jateng
  • Jatim
  • NTB
  • NTT
  • Bali
  • Kalbar
  • Kaltara
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kalsel
  • Sulut
  • Sulbar
  • Sulteng
  • Sultra
  • Sulsel
  • Gorontalo
  • Malut
  • Maluku
  • Papua
  • Papua Barat

Tentang Utusan Indo

PT UTUSANINDO BERKAH PERS

Media Online & Cetak

Portal berita yang tersebar di seluruh Indonesia. Memberikan informasi daerah terupdate, tercepat dan terlengkap.

Seluruh Wartawan Utusan Indo dibekali ID Card dan Surat Tugas yang terdaftar dalam Box Redaksi.

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Kabupaten Agam
      • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Lima Puluh Kota
      • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman
      • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
      • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Kepulauan Mentawai
      • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
      • Kabupaten Tanah Datar
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padangpanjang
    • Kota Padang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Sawahlunto
    • Kota Solok
  • Parlemen
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2020 PT UTUSANINDO BERKAH PERS