UTUSANINDO.COM, Sijunjung– Sekretaris Daerah (Sekda) Zefnihan mewakili Bupati Kabupaten Sijunjung mengatakan, untuk memahami keterbukaan informasi publik, maka harus sepakat mengaplikasikannya, karena bimbingan teknis ddiharapkan memberikan satu presepsi penyelenggaraan pemerintah sehingga tercapai lah trush dan rasa kepercayaan antara pemerintah dan publik .
“Kami berharap kedepannya sebagai pengambil kebijakan hendaknya mohon dukungan dari DPDR kabupaten Sijunjung serta khususnya bagi peserta bimtek dapat menjalankan keterbukaan informasi dengan satu pemahaman dan satu persepsi sehingga Kabupaten Sijunjung bisa menjadi Kabupaten Informatif”, ujar Sekda saat membuka Bimbingan Teknis (bimtek) Penyelesaian Sengketa Informasi Publik di Gedung SKB Kabupaten Sijunjung, Senin ( 5/4/21).
Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Noval Wiska mengatakan keterbukaan publik tidak bisa dibantah sama sekali karena tranparasi merupakan hal terpenting dalam komitmen membangun pengembangan Kabupaten Provinsi se-Indonesia. Tujuan keterbukaan informasi publik adalah untuk memperoleh trust atau kepercayaan baik dari pemerintah maupun dari publik itu sendiri.
“Saya optimis apalagi pimpinan daerahnya anak muda cerdas dan atasan PPID utamanya yakni Pak Sekda orang yang mampu memberikan penguatan terhadap tekad PPID Utama Pemkab Sijunjung,” ujar Noval.
Untuk itu Nofal Wiska berharap Atasan PPID Utama bisa memberikan ruang bagi PPID Utama Pemkab Sijunjung melakukan pembenahan cepat pengelolaan informasi publik.
“Dasarnya kuat, Permendagri 3 tahun 2017, PPID Utama harus mengupgrade aturan terkait pengelolaan informasi publik, Daftar Informasi Publik dan integralkan PPID Pembantu di OPD PPID di Pemerintahan Nagari kalau sebelum lebaran ini terjadi, saya yakin prediket informatif 2021 bisa diraih Pemkab Sijunjung,” ujar Nofal.
Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi Publik di Sijunjung menghadirkan pembicara Komisioner KI Sumbar membidangi PSI Adrian Tuswandi dan Kadis Kominfo sekaligus PPID Utama Sijunjung Rizal Effendi.
Rizal mengatakan ingin berbenah dan berpacu kentara terlihat di wajah PPID Utama Pemkab Sijunjung
“Ini seperti di SPBU kembali ke titik nol untuk memberdayakan PPID di Pemkab Sijunjung,” ujar Rizal.
Tapi meski kembali ke titik nol namun PPID Utama Sijunjung akan berlari kencang demi tekad menjadi informatif di 2021.
“Kami berlari kencang untuk mengejar prediket informatif penilaian Komisi Informasi Sumbar tahun ini juga semangat mengelola informasi publik dengan nol sengketa informasi publik (SIP). PPID Utama dan jajaran siap memberikan informasi sesuai regulasi yang berlaku,” pungkas Rizal. (ril.ppid-kisb)
Discussion about this post